Mengenal Jenis Lensa Kamera DSLR Serta Fungsinya

Posted on

Terdapat berbagai jenis lensa kamera DSLR yang memiliki fungsi tersendiri untuk menunjang kebutuhan fotografi. Lensa fotografi dibandrol dengan harga bervariasi dan cenderung mahal. Oleh sebab itu sebelum membelinya kita perlu menentukan jenis pemotretan seperti apa yang hendak dilakukan.

Untuk mengambil gambar dan menyimpannya dalam bentuk digital memerlukan alat berupa kamera yang dipadukan dengan lensa optik sehingga menghasilkan hasil jepretan yang bagus. Tiap jenis lensa memiliki karakteristik tersendiri sehingga apabila digunakan secara semestinya akan memberikan hasil input secara maksimal. Dalam dunia fotografi  atau industri lainnya yang menggunakan kamera sebagai penunjang produktivitas tentu keberadaan lensa ini sangat bermakna.

Mengenal Jenis Lensa Kamera DSLR Serta Fungsinya
pixabay.com

Jenis Lensa Kamera DSLR

Sebagai seorang pemula yang akan berkecimpung didunia fotografi  perlu mengenal dan memahami karakter dari jenis lensa kamera agar menghasilkan karya terbaik. Berikut ini jenis lensa kamera dan fungsinya.

Lensa Kit

Lensa ini sering dikenal sebagai lensa bawaan. Maksudnya adalah ketika kamu membeli kamera nah lensa yang ada disana itulah yang disebut sebagai lensa bawaan. Umumnya lensa ini berukuran 18 mm – 55 mm dan mempunyai kinerja dengan hasil yang sudah cukup bagus digunakan oleh pemula.

Lensa ini memiliki fleksibilitas tinggi yakni bisa digunakan untuk memperoleh jarak fokus lensa sesuai dengan yang kita inginkan. Meski sudah cukup bagus namun lensa ini memiliki kekurangan pada bukaan atau aperture yang bekerja secara lambat. Hal itu karena bodi lensa tidak cukup lebar untuk memiliki aperture secara maksimal.

Lensa Fix

Jenis lensa kamera DSLR ini bersifat tetap yakni tidak memiliki element yang bisa bergerak. Pada lensa ini focal lengthnya tetap begitu pula dengan aperturenya. Bentuk fisiknya ringkas dan memiliki kemampuan untuk membidik dengan hasil gambar yang terlihat tajam.

Kekurangan dari lensa ini adalah tidak bisa melakukan zoom in out sehingga ketika kamu ingin mengatur sudut pengambilan gambar harus berjalan maju atau mundur. Selain itu meski bukaan aperture-nya lebar hasil foto paling jelas hanya pada bagian tengah. Hal itu dapat diantisipasi dengan menggunakan bukaan terkecil yakni f/8 – f/22.

Lensa Wide Angle

Lensa ini  mampu mencakup sudut gambar luas sehingga bisa mengambil gambar dari area yang lebih luas dalam satu bidang foto. Tipe lensa ini sangat sesuai untuk mengambil gambar secara landscape. Biasanya lensa ini memiliki ukuran 17 mm hingga 40 mm.

Fungsi dari lensa ini yakni mengambil objek gambar yang luas pada jarak dekat atau pada ruang yang sempit. Ciri dari lensa ini yakni menjadikan objek gambar lebih kecil dari ukuran sebenarnya. Dengan menggunakan lensa ini bisa mengambil gambar orang berjejer dengan sudut pandang lebih lebar dibanding dengan lensa biasa.

Lensa Makro

Jenis lensa kamera DSLR ini digunakan untuk mengambil gambar close up secara ekstrim semisal bunga atau serangga. Lensa ini menghasilkan foto dengan ukuran yang lebih besar dari ukuran sebenarnya. Pengambilan gambar dengan lensa ini dilakukan pada jarak dekat sehingga perlu menggunakan tripod agar kamera tetap stabil.

Lensa Tele

Secara teknis lensa ini berguna ketika ingin mengambil objek gambar yang tidak bisa didekati semisal kehidupan alam liar dan sebagainya. Ukuran lensa ini sekitar 70 mm bahkan bisa lebih bobotnya pun cukup berat. Selain bobot kelemahan dari lensa ini yakni tidak bisa digunakan untuk mengambil objek pada jarak dekat.

 Lensa Fisheye

Lensa ini berfungsi untuk mengambil gambar dengan sudut pandang 180 derajat. Hal Itu menjadikan hasil gambar seperti pada sudut pandang seekor ikan. Biasanya jenis lensa kamera DSLR ini digunakan untuk mengambil objek perkotaan atau hutan dengan sudut pandang yang sangat luas.